Friday, March 8, 2013

Childern Learn What They Live (by Doroty law Nolte)


if a child lives with criticism, he learns to condemn
if a child lives with hostility, he learns to fight
if a child lives with ridicule, he learns to be shy
if a child lives with shame, he learns to be guilty
if a child lives with tolerance, he learns to be patient
if a child lives with encouragement, he learns to be confident
if a child lives with praise, he learns to be appreciate
if a child lives with fairness, he learns to be justice
if a child lives with security, he learns to have faith
if a child lives with approval, he learns to like himself
if a child lives with acceptance and friendship , he learns to find love in the world

(dalam bahasa indonesia)

Anak Belajar dari Kehidupannya

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri
Jika ia dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyesali diri
Jika ia dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
Jika ia dibesarkan dengan dorongan , ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan seebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
Jika dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi dirinya
Jiak anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
sehingga ketika dipertemukan dengan teman yang memiliki sifat yang kurang nyaman maka tidak sepenuhnya kebiasaan yang membuat orang lain disekitarnya adalah karena dirinya sendiri. maka perlu toleransi untuknya mungkin saja lingkungan sosialnya tidak menyediakan fasilitas belajar yang sepositif kita terima. dan lagi pula tidak mungkin mengembalikan seseorang kedalam perut ibunya. tantangan dan peluang berjalan berdampingan. ketika tantangan cukup besar maka peluang pun ikut menganga.

teringat perkataan dosen di suatu kelas yang membahas mengenai multikulturalisme bahwa satu doa Nabi Muhammad yang tidak dikabulkan oleh Allah adalah ketika Nabi Muhammad meminta agar semua umatnya dimasukkan dalam Surga-Nya. maka kesimpulannya adalah perbedaan itu suatu keniscayaan. perbedaan dapat dijadikan pembanding.

untuk calon bapak dan ibu semangat memeperbaiki diri yaaa….
teringat kata-kata seorang tokoh
“jika hanya sekedar hidup babi di hutan juga hidup
Jika bekerja sekedar bekerja, kera juga bekerja”
Yang ingin saya tambahkan adalah JIKA MENIKAH HANYA UNTUK SEKEDAR REPRODUKSI, AYAM JUGA REPRODUKSI 

No comments:

Post a Comment