Langkah pertama kamu harus punya plan
Deg. Manusia mana yang tidak ngilu batinnya saat menyadari orang
lain mulai menilai dirinya dirasa tidak punya plan. Lalu mereka pikir aku
sedang apa selama ini. menjalani hidup dengan sekedar hidup? Ah sederet kalimat
defensif pun berbaris rapi menyusun kekuatan kokoh.
Kalau sudah begini yang menyampaikan keki abis kan? Padahal
sini uda care, padahal sini setulus
hati mau membantu ini ga tau terima kasih. Mau jadi apa sih.
Lalu kedua pihak pun sama-sama merasa paling benar.
Tunggu saja beberapa waktu kemudian jika tidak ada perubahan
perilaku atau sikap, biasanya minimal masing-masing mulai menggunakan daya
berpikirnya.
No comments:
Post a Comment