Tuesday, September 20, 2016

Respon Kebanyakan

Langkah pertama kamu harus punya plan

Deg. Manusia mana yang tidak ngilu batinnya saat menyadari orang lain mulai menilai dirinya dirasa tidak punya plan. Lalu mereka pikir aku sedang apa selama ini. menjalani hidup dengan sekedar hidup? Ah sederet kalimat defensif pun berbaris rapi menyusun kekuatan kokoh.

Kalau sudah begini yang menyampaikan keki abis kan? Padahal sini uda care, padahal sini setulus hati mau membantu ini ga tau terima kasih. Mau jadi apa sih.

Lalu kedua pihak pun sama-sama merasa paling benar.


Tunggu saja beberapa waktu kemudian jika tidak ada perubahan perilaku atau sikap, biasanya minimal masing-masing mulai menggunakan daya berpikirnya. 

No comments:

Post a Comment